Tampilkan postingan dengan label kepercayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kepercayaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Oktober 2010

SOCIO MOTIVATION DI SUPRAJITNO MANAGEMENT

Sejak diluncurkannya “Socio Motivation” oleh Aristiono Nugroho pada hari Rabu tanggal 12 Mei 2010, Suprajitno Management telah tertarik untuk bekerjasama. Setelah melalui proses negosiasi yang panjang (untuk membangun chemistry), akhirnya pada hari Minggu tanggal 3 Oktober 2010 disepakati kerjasama antara Aristiono Nugroho selaku penggagas “Socio Motivation” dengan Suprajitno Management.


Berdasarkan kerjasama itu, Aristiono Nugroho berkewajiban untuk terus menerus mengembangkan “Socio Motivation” bagi berbagai kalangan (pelajar, mahasiswa, dan umum). Sementara itu, Suprajitno Management berkewajiban untuk memasarkan “Socio Motivation” bagi berbagai kalangan.


Pada saat peresmian kerjasama, juga dilakukan pelatihan motivasi bagi pelajar dari berbagai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas di Yogyakarta, dengan tema “Membangun Percaya Diri”. Pelatihan motivasi diikuti oleh para pelajar ini dengan penuh antusias, sehingga mereka mengerti bahwa percaya diri merupakan sesuatu yang penting. Percaya diri dibangun oleh seseorang melalui keyakinan, bahwa ia memiliki kemampuan, dapat dipercaya, dan memiliki potensi yang dapat diekspresikan.

Jumat, 14 Mei 2010

MEMBANGUN PERCAYA DIRI


Percaya diri adalah suatu kondisi ketika seseorang meyakini, bahwa: (1) dirinya mampu melakukan sesuatu dengan baik, (2) dirinya dapat dipercaya sebagai orang yang mampu memberikan hasil terbaik, dan (3) dirinya memiliki sesuatu yang secara potensial dapat menghasilkan sesuatu yang baik. Definisi tersebut menunjukkan, bahwa percaya diri berkaitan dengan tiga hal, yaitu: kemampuan, kepercayaan, dan potensi. Oleh karena itu, dalam rangka membangun percaya diri dibutuhkan upaya perbaikan atas segenap kemampuan, kepercayaan, dan potensi yang dimiliki.

Tepatnya, seseorang yang ingin membangun percaya diri perlu memperhatikan:
Pertama, kemampuan, yaitu kualitas atau keahlian fisikal (bersifat fisik) atau mental (bersifat non fisik) yang dibutuhkan dalam melakukan sesuatu. Kualitas ini perlu diperlihatkan melalui pembuktian atas hasil terbaik atau tertinggi yang dapat dicapai ketika melakukan sesuatu. Bila kemampuan dirasa kurang, maka ia perlu memperbaiki kemampuannya agar tercapai standar kemampuan yang dibutuhkan.

Kedua
, kepercayaan, yaitu keyakinan bahwa seseorang dipandang mampu untuk memberikan hasil terbaik. Keyakinan didasarkan pada pemikiran, yang menunjukkan kebenaran atas pandangan tentang kemampuan orang tersebut. Sementara itu, kebenaran pandangan didasarkan pada adanya kondisi nyata tentang kemampuan seseorang. Dengan demikian, agar dapat memperoleh kepercayaan sebagai orang yang mampu memberikan hasil terbaik, maka seseorang perlu membangun keyakinan orang lain atas dirinya, dengan menunjukkan kebenaran, melalui kondisi nyata atas kemampuan terbaiknya.

Ketiga
, potensi, yaitu suatu kondisi di mana seseorang memiliki peluang atau kemungkinan untuk mewujudkan kualitas terbaik atas sesuatu.
Potensi dapat mewujud bila seseorang berkenan mengoptimalkan energi, dan kekuatan dengan sepenuh hati. Energi, adalah kemampuan untuk menjadi sangat aktif dan tidak cepat lelah.Sementara itu, kekuatan adalah kemampuan untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain melalui keberhasilan mewujukan sesuatu yang terbaik.