Minggu, 06 Mei 2012
IT'S HAPPENING HERE
Istilah ”it’s
happening here” dapat dimaknai sebagai ”itulah yang terjadi di sini”.
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan bahwa sesuatu terjadi atas perkenan
Allah SWT. Contoh, ketika ada sebuah keluarga yang bahagia, meskipun penghasilan
kepala keluarganya tidak terlalu besar, maka dapat dikatakan “it’s happening here”.
Dalam konteks sebuah keluarga yang bahagia,
meskipun penghasilan kepala keluarganya tidak terlalu besar; maka ingatlah
firman Allah SWT, “Janganlah membunuh anak-anakmu, karena takut miskin. Kamilah
(Allah) yang memberi rezeki padamu, dan kepada anak-anakmu” (QS.6:151).
Dalam Al Qur’an, Allah SWT seringkali
menggunakan istilah “Kami” dan “Aku” secara silih berganti bagi diriNya.
Ketahuilah, bahwa ada substansi dan konteks ayat yang berbeda, pada saat Allah
SWT menggunakan istilah “Kami” dan “Aku” bagi diriNya.
Berdasarkan substansi dan konteks firman
Allah SWT dalam Al Qur’an diketahui, bahwa istilah “Kami” dan “Aku” yang
digunakan Allah SWT untuk menyebut diriNya, bukanlah diarahkan pada pengertian
tentang jumlah (quantitative),
melainkan diarahkan pada pengertian tentang proses (process).
Ketika Allah SWT menggunakan istilah “Aku”
bagi diriNya, hal ini dikarenakan proses yang terjadi langsung dari Allah SWT,
dan tidak melibatkan makhluk lain ciptaanNya.
Sementara itu, ketika Allah SWT menggunakan
istilah “Kami” bagi diriNya, hal ini dikarenakan proses yang terjadi yang
diciptakanNya, melibatkan makhluk lain ciptaanNya.
Contoh dalam QS.6:151, pemberian rezeki dari
Allah SWT kepada seseorang (kepala keluarga) yang mempunyai anak, berproses
dengan melibatkan makhluk lain ciptaan Allah SWT. It’s happening here.
Misalnya diawali dengan ilham yang
diberikan Allah SWT kepada yang bersangkutan, untuk berinteraksi (bisnis)
dengan orang lain. Selanjutnya Allah SWT menggerakkan orang-orang yang terkait
dengan bisnis tersebut, untuk mendukung dan membuat bisnis tersebut sukses. It’s happening here.
Akhirnya yang bersangkutan mendapat
keuntungan yang halal dari bisnis tersebut, sehingga ia dapat memenuhi
kebutuhan anak-anaknya. Inilah yang dimaksud dengan “Kamilah yang memberi
rezeki padamu, dan kepada anak-anakmu” dalam QS.6:151. It’s happening here.
Selamat merenungkan, dan jangan lupa berdoa
kepada Allah SWT, untuk kebaikan Bangsa Indonesia, Bangsa Palestina, dan Umat
Islam di seluruh dunia.
Semoga Allah SWT berkenan meridhai...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar